Senin, 26 November 2018

Tugas softskill Ekonomi Koperasi M-2

Pengertian koperasi
Pengertian koperasi mengandung makna “kerja sama”, ada juga mengartikan ‘menolong satu sama lain’. Jadi koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Koperasi berkaitan dengan fungsi-fungsi:
v Fungsi sosial
v Fungsi ekonomi
v Fungsi politik

v Fungsi etika

PengertianKoperasi lainnya yaitu:
  1. Definisi ILO (International Labour Organization)
  2. Definisi Chaniago
  3. Definisi Dooren
  4. Definisi Hatta
  5. Definisi Munkner
  6. DefinisiUU No. 25/1992
Definisi ILO (International Labour Organization)
Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen yang dikandung dalamkoperasi, yaitu :
1)    Koperasi adalah perkumpulan orang-orang
2)    Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan
3)    Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai
4)    Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dandikendalikan secara demokratis
5)    Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yangdibutuhkan
6)    Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secaraseimbang

Definisi Arifinal Chaniago
Koperasi sebagai suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar,dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya.

Definisi Dooren
There is no single definition (for coopertive)which is generally accepted, but the commonprinciple is that cooperative union Is anassociation of member, either personalorcorporate, which have voluntarily cometogetherin pursuit of a common economic objective.

Definisi Hatta 
Koperasi adalah usaha bersama untukmemperbaiki nasib penghidupan ekonomiberdasarkan tolong-menolong. Semangattolong menolong tersebut didorong olehkeinginan memberi jasa kepada kawanberdasarkan ‘seorang buat semua dan semuabuat seorang’.

Definisi Munkner
Koperasi sebagai organisasi tolong menolongyang menjalankan ‘urus niaga’ secarakumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong. Aktivitas dalam urus niaga semata-mata bertujuan ekonomi, bukan sosial sepertiyang dikandung gotong royong

Definisi UU No. 25/1992
Koperasi adalah badan usaha yangberanggotakan orang-orang atau badan hukumkoperasi, dengan melandaskan kegiataannyaberdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagaigerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan.


Tujuan koperasi
Tujuan KoperasiSesuai UU No. 25/1992 Pasal 3 Koperasibertujuan memajukan kesejahteraan anggotapada khususnya dan masyarakat padaumumnya, serta ikut membangun tatananperekonomian nasional dalam rangkamewujudkan masyarakat yang maju, adil danmakmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Prinsip koperasi
Ada beberapa prinsip koperasi diantaranya yaitu:
1)    Prinsip Munkner
2)    Prinsip Rochdale
3)    Prinsip Raiffeisen
4)    Prinsip Herman Schulze
5)    Prinsip ICA (International CooperativeAllience)
6)    Prinsip Koperasi Indonesia versi UU No. 12 tahun 1967
7)    Prinsip Koperasi Indonesia versi UU No. 25/1992

Prinsip Munkner
  • Keanggotaan bersifat sukarela
  • Keanggotaan terbuka
  • Pengembangan anggota
  • Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
  • Manajemen danpengawasan dilaksanakan scr demokratis
  • Koperasi sbgkumpulan orang-orang
  • Modal yang berkaitan dg aspek sosial tidak dibagi
  • Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
  • Perkumpulandengan sukarela
  • Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapantujuan
  • Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasilekonomi
  • Pendidikan anggota

Prinsip Rochdale
  • Pengawasan secara demokratis
  • Keanggotaan yang terbuka
  • Bunga atas modal dibatasi
  • Pembagian sisa hasil usaha kepada anggota sebanding denganjasa masing-masing anggota
  • Penjualan sepenuhnya dengan tunai
  • Barang-barang yang dijual harus asli dan tidak yang dipalsukan
  • Menyelenggarakan pendidikan kepada anggota denganprinsip-prinsip anggota
  • Netral terhadap politik dan agama

Prinsip Raiffeisen
  • Swadaya
  • Daerah kerja terbatas
  • SHU untuk cadangan
  • Tanggung jawab anggota tidak terbatas
  • Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
  • Usaha hanya kepada anggota
  • Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang
Prinsip Herman Schulze
  • Swadaya
  • Daerah kerja tak terbatas
  • SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota
  • Tanggung jawab anggota terbatas
  • Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
  • Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota

Prinsip ICA
  • Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanyapembatasan yang dibuat-buat
  • Kepemimpinan yang demokratis atas dasar satu orangsatu suara
  • Modal menerima bunga yang terbatas (bila ada)
  • SHU dibagi 3 : cadangan, masyarakat, ke anggotasesuai dengan jasa masing-masing
  • Semua koperasi harus melaksanakan pendidikansecara terus menerus
  • Gerakan koperasi harus melaksanakan kerjasama yangerat, baik ditingkat regional, nasional maupuninternasional

Prinsip Koperasi Indonesia UU No. 12 Tahun 1967
  • Sifat keanggotaan sukarela dan terbuka untuk setiap warganegara Indonesia
  • Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagaipemimpin demokrasi dalam koperasi
  • Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota
  • Adanya pembatasan bunga atas modal
  • Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya danmasyarakat pada umumnya
  • Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka
  • Swadaya, swakarta dan swasembada sebagai pencerminanprinsip dasar percaya pada diri sendiri

Prinsip Koperasi Indonesia versi UU No. 25/1992

  • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  • Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
  • Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai denganjasa usaha masing-masing anggota
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • Kemandirian
  • Pendidikan perkoperasian
  • Kerjasama antar koperasi

Tugas softskill Ekonomi Koperasi M-1

Konsep koperasi

Ada beberapa konsep keperasi, konsep koperasi terdiri dari 3 konsep yaitu:

  • Konsep koperasi barat
  • Konsep koperasi sosialis
  • Konsep koperasi Negara berkembang


Konsep koperasi Negara barat
Konsep koperasi Negara barat adalah konsep yang menjelaskan bahwa koperasi adalah organisasi atau kelompok swasta yang didirikan atau dibentuk oleh orang-orang dengan sukarela yang mempunyai tujuan dan latar belakang yang sama untuk mensejahterakan dan menciptakan keuntungan bagi anggota-anggotanya maupun perusahaan koperasi. Disini keinginan individu dapat dipuaskan dengan saling bekerjasama antar anggotanya, dengan saling membantu dan saling menguntungkan. Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung resiko bersama. Hasil dari kerjasama tersebut berupa surplus akan dibagikan secara merata kepada setiap anggotanya dengan menggunakan metode yang telah disepakati sebelumnya. Hasil keuntungan yang belum didistribusikan kepada anggotanya akan dimasukan sebagai cadangan koperasi.

Konsep koperasi sosialis
Konsep koperasi sosialis adalah konsep yang menjelaskan bahwa koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah serta dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional. Dan menurut konsep ini koperasi tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan subsistem dari sistemsosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistemsosialis-komunis.

Konsep koperasi Negara berkembang
Konsep koperasi Negara berkembang adalah konsep yang menjelaskan bahwa koperasi sudah berkembang dari ciri tersendiri, yaitu campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya. Berbeda dengan konsep koperasi sosialis, pada konsep koperasi sosisalis disana tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari sifat kepemiikan pribadi menjadi kepemilikan kolektif, sedangkan konsep koperasi Negara berkembang tujuannya adalah meningkatakan kondisi sosial ekonomi .

Latar belakang timbulnya aliran koperasi
Ada beberapa aliran koperasi, diantanya yaitu:
  • Aliran Yardstick
  • Aliran Sosialis
  • Aliran Persemakmuran (Commonwealth).


Berikut adalah penjelasan dari aliran-aliran tersebut.

Aliran Yardstick
Aliran Yardstick dijumpai pada Negara-negara yang berideologi kapitalis. Atau yang menganut perekonomian liberal. Disini koperasi dapat dijadikan kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan, dan mengoreksi. Pemerintah tidak melakukan campur tangan terhadap jatuhbangunnya koperasi ditengah-tengah masyarakat. Jatuhbangunnya dan maju atau tidaknya sebuah koperasi terletak pada tangan anggota koperasi itu sendiri. Dan pengaruh aliran ini sangat kuat pada Negara-ngara barat, terutama pada Negara AS, Prancis, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dimana kegiatan industri berkembang dengan pesat.

Aliran Sosialis
Dalam aliran sosialis ini koperasi dianggap sebagai alat yang paling efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Disamping itu juga koperasi juga dianggap alat yang paling efektif untuk menyatukan masyarakat. Pengaruh aliran ini banyak dijumpai di Negara Eropa Timur dan Rusia.

Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
Dalam aliran Persemakmuran (Comonwealth) ini koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peran utama dalam struktur perekonomian masyarakat. Hubungan pemerintah dengan koperasi bersifat kemitraan (partnership), dimana pemerintah bertanggung jawab dan berupaya agar iklim pertumbuhan koperasi tercipta dengan baik.

Sejarah Perkembangan Koperasi Dan Perkembangannya Di Indonesia

Sejarah Lahirnya koperasi
Sejarah lahirnya koperasi pada tahun 1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini sedangkan pada tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit setelah itu 1862 dibentuk Pusat Koperasi Pembelian TheCooperative Whole Sale Society (CWS) sampai pada tahun 1818-1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen lalu pada tahun 1803-1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze dan pada tahun 1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.

Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
Sejarah Perkembangan Koperasi 1895 di Leuwiliang didirikan pertama kali di Indonesia (sukoco,Seratus Tahun Koperasi di Indonesia). Raden Ngabei Ariawiriaatmadja, Patih Purwokerto dan kawan-kawan mendirikan Bank Simpan Pinjam untuk menolong teman sejawatnya para pegawai negri pribumi melepaskan diri dari cengkraman pelepas uang. Bank Simpan Pinjam tersebut, semacam Bank Tabungan jika dipakai istilah UU No.14 tahun 1967 tentang  pokok-pokok Perbankan, diberi nama De Poerwokertosche Hulp-en Spaarbank der InlandscheHoofden=Bank Simpan Pinjam para priyayi purwokerto atau dalam bahasa Inggris The PurwokertoMutual Loan And Saving Bank for Native Civil Servants 1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketuai oleh Dr. JH. Boekesebagai Adviseurvoor Volkscredietwezen. Komisi ini diberi tugas untuk menyelidiki apakah koperasi berjalan dengan baik dan bermanfaat di Indonesia, pada tanggal 12 Juli 1947, diselenggarakan kongres koperasi se-Jawa yang pertama di Tasikmalaya lalu pada tahun 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya 1961, diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk Melaksanakan prinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin sedangkan pada tahun 1965, Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 1965, prinsip NASAKOM (Nasionalis dan Komunis) diterapkan di Koperasi. Tahun ini juga dilaksanakan Munaskop II di Jakarta, Lalu pada tahun 1967 pemerinth mengeluarakan Undang-Undang No. 12 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok perkoperasian disempurnakan dan diganti dengan UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian setelah itu di buatlah Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995 tenteng kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.

Jumat, 23 Juni 2017

Translate a Text

Translate a Text


Business is the human activity related to material things. It is necessary for civilization. It is found in all societies, even the simplest ones. Business my include  the production of goods: making airplanes, building- buildings, and constructing paper  boxes are examples of production. It can also provide the financing for these activities. Lending money, tranding  stocks and bonds, and selling insurance policies relate to the securing of capital for businness activities. Other forms of business include merchandising, which is the selling of products , and providing various services, such as accounting, distributing, and reapair. Business, then, is the activity of producing and distributing goods and services.



Bisnis adalah aktivitas manusia yang berkaitan dengan materi. Hal ini ditemukan di semua masyarakat, bahkan yang paling sederhana sekalipun. Bisnis saya termasuk produksi barang: membuat pesawat terbang, gedung-gedung, dan membangun kotak kertas adalah contoh produksinya. Hal ini juga dapat memberikan pembiayaan untuk untuk kegiatan ini. Meminjamkan uang, mengajukan sahan dan obligasi, dn menjual polis asuransi yang berhubungan dengan mengamankanmodal untuk kegiatan usaha. Bentuk usaha lainnya meliputi perdagangan, yaitu penjualan produk, dan penyediaan berbagai layanan, seperti akuntansi, pendistribusian, dan perbaikan. Bisnis, kemudian adalah kegiatan memproduksi dan memdistribusikan barang dan jasa.

Direct & Indirect

DIRECT & INDIRECT
PAST SIMPLE

Rumus :

Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed, -en, -d, -t, -n, atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]
Was yang merupakan singular verb digunakan pada singular subject (seperti: I, she, he, it, Andi, dan the cat) kecuali “you”, sebaliknya were yang merupakan plural verb digunakan pada plural subject (seperti: you, they, we, Andi and Susi, dan the cats).


Contoh Kalimat Langsung :

§  Direct speech: RP +, + S + V2 + ROTS
He said to him, “I went to Texas yesterday.”
  • Direct speech: RP +, + S + be2 + ROTS
    He said, “I was angry this morning.”

Contoh Kalimat Tidak Langsung :
§  Indirect speech: RP + that +S + had been + ROTS
He told me that he had been angry that morning.
§    Indirect speech: RP + that + S + had + V3 + ROTS
He told him that he had come to Texas the day before.


Minggu, 14 Mei 2017

Wiwin Kusuma Pratiwi: Describe Something In Spesific

Wiwin Kusuma Pratiwi: Describe Something In Spesific: Describe something in spesific 1.       My favourite watch I have a favourite watch. It is an expensive watch. My uncle gives it to m...

Describe Something In Spesific

Describe something in spesific

1.      My favourite watch
I have a favourite watch. It is an expensive watch. My uncle gives it to me as a present on my 15 birthday. It is a white watch with brown leather straps. It is very comfortable to wear on my hand. My watch also has days and dates sign on it. It is a very stylish watch. I love my watch.
2.      My favourite mug
My mug that I bought at Paris is my favourite thing. It is very special because my mother bought it to me when we have a holiday at Paris Perancis last month. It is a cute mug with picture of eifel tower on it. It color is white. I like to use it for my chocolate drink. When I feel sad, I will drink chocolate with my cute mug and I will feel better.
3.      My favourite Guitar
I like music. I like playing guitar. I have an electric guitar. I bought it at the music store in my town. My father give the money to buy it because I won the music festival at school. My guitar is black. It is so cool. It has six strings. It also has knob to tune the volume. To use my guitar I have to connect it with amplifier. I love my guitar. I can play cool music with it.
4.      My favourite Shoes
I have a new shoes. My shoes is a brown with white strip. The size is 37, it fit me well. It is a cute shoes. When I wear it to school all my friends like it too. They say that my shoes is beautiful. Oh, I love my shoes. My new shoes makes me happy.
5.      My favourite T shirt
I have a football t shirt. The color is red. Red is the color of  Liverpool . Liverpool is my favourite football team. My t shirt has the symbol of Liverpol on the chest. It is a picture off liver birds. On the back, there is the name of my favourite player and its number. Philipe Cotinho, no 10. My t shirt is very cool. I like it.
6.      My Favourite Book
I love reading book. My favourite book is Harry Potter series. I have read all of the series.
I love this books because they are so imaginative. The story is so amazing. When read the books, sometimes I imagine my self is studying at hogward and learn magic.
My favourite character of the book is harmonie. She is cute and smart. I want to be like her.
7.      My Favourite Shoes
I have a lot of shoes. But I have one favourite shoes.
It is blue shoes that my mother give me last year. Since then, I always use this shoes when I can. I like this shoes because it is so comfort.n and the color also blue. I like blue. A always use my favourite shoes carefully. Because i do not want to break it.
8.      My Favourite Cup
I have one fafourite cup. It is a cup that I bought at the shop in Paris. It is very good cup with picture Eiffel Tower on it. It was my souvenir from my holiday at France. Like to use my cup to make a hot chocolate. When i am learning or reading a book at home. I always have a cup of hot chocolate to drink. It make me feel better.

Question Tag

Question Tag
Pengertian Question Tag adalah pertanyaan pendek yang di tambahkan di akhir pertanyaan (declarative sentence) untuk menanyakan informasi atau meminta persetujuan. Seperti idiom (ungkapan bahasa Inggris), question tag merupakan bagian yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari seorang native speaker. Walaupun grammar, pronounciation, dan intonation-nya baik, seseorang dapat mudah dikenali bukan sebagai native speaker jika tidak menggunakan question tag.
Rumus Question Tag
·         Linking verb ‘be’ yaitu: is, am, are, was, were, sedangkan auxiliary ver beruba primary auxiliary verb (be, do, have) atau modal auxiliary verb (will, would, may, might, can, could, sahll, should) yang cocok pada dengan verb pada bagian peryataan.
·         Pronoun disesuaikan dengan subject pada bagian peryataan  
Contoh  Question Tag
1. Jika kalimatnya positif, maka question tag-nya negatif.
Contoh:
  • You are handsome, aren’t you? [Kamu tampan, kan?]
  • He is serious, isn’t he? [Dia serius, bukan?]
Catatan:  Jika question tag-nya negatif, maka not harus disingkat (misal aren’t you? bukan are not you?).
2. Jika kalimatnya negatif, maka question tag-nya positif.
Contoh:
  • You are not handsome, are you? [Kamu tidak cantik, kan?]
  • He is not serious, is he? [Dia tidak serius, bukan?]
3. Jika subjeknya I am, maka question tag-nya aren’t I. Namun, bila subjeknya I am not, maka question tag-nya am I.
Contoh:
  • I am smart, aren’t I? [Saya pintar, kan?]
  • I am not guilty, am I? [Saya tidak bersalah, kan?]
4.  Jika kalimatnya menggunakan kata kerja (verb), maka gunakan do/does untuk Verb 1 dan did untuk Verb 2 dalam membuat question tag-nya.
Contoh:
  • You stay in Lampung, don’t you? [Anda tinggal di Lampung, kan?]
  • Echi writes a short story, doesn’t she? [Echi menulis sebuah cerita pendek, kan?]
  • She played guitar, didn’t she? [Dia bermain gitar, kan?]
5. Jika kalimatnya menggunakan modals, maka gunakan modals untuk question tag-nya. Khusus untuk modals have to, gunakan kata bantu do untuk question tag-nya.
Contoh:
  • Nasya can’t play piano, can she? [Naysa tidak bisa bermain piano, kan?]
  • Tiwi will be here, won’t she? [Tiwi akan ke sini, kan?]
  • They have to go to school, don’t they? [Mereka harus pergi ke sekolah, kan?]
6.  Jika kalimatnya mengandung sebuah kata dengan arti negatif, seperti nobody, no one, seldom, nothing, hardly, barely, rarely, maka gunakan question tag positif.
Contoh:
  • No one cares of me, do they? [Tak ada seorang pun yang peduli pada saya, kan?]
  • She never seems to care, does she? [Dia tak pernah nampak peduli, kan?]
  • Arif seldom does his homework, does he? [Arif jarang mengerjakan PR-nya, kan?]
  • Nobody lived in this house, did they? [ Tidak ada seorang pun yang tinggal di rumah ini, kan?]
7. Jika subjeknya everyone, everybody, someone, somebody, no one dan nobody, maka gunakan they dalam question tag.
Contoh:
  • Somebody played the guitar last night, didn’t they? [Seseorang bermain gitar tadi malam, kan?]
  • Everybody watched the movie, didn’t they? [Setiap orang menonton film itu, kan?]
8.  Jika subjeknya everything, something, dan nothing, maka gunakan it dalam question tag.
Contoh:
  • Everything should be ready, shouldn’t it? [Semua seharusnya sudah siap, kan?]
  • Something is moving, isn’t it? [Sesuatu bergerak, kan?]
9. Jika kalimatnya berupa perintah atau larangan, gunakan will you untuk question tag-nya.
Contoh:
  • Close the door, will you? [Tutup pintu, ya?]
  • Don’t be lazy, will you? [Jangan malas, ya?]
  • Don’t make me upset, will you? [Jangan membuat saya bingung, ya?]
10. Jika kalimatnya dimulai dengan let’s, maka question tag-nya adalah shall we.
Contoh:
  • Let’s wash the motorcyle, shall we? [Mencuci mobil, yuk?]
  • Let’s go to the mall, shall we? [Pergi ke pantai, yuk?]
  • Let’s forget it, shall we? [Lupakan itu, yuk?]